SUMATERA UTARA — Setelah melalui uji ketahanan Touring Nusantara sejauh 1.200 kilometer dari Cilegon menuju Bali, Charged akhirnya memperkenalkan Ndara ke publik. Motor listrik bergaya naked bike ini dirancang sebagai produk premium yang siap bersaing dengan kompetitor sekelas di pasar roda dua nasional.
Ndara menggendong motor listrik dengan daya puncak 11 kW atau setara 14,8 hp. Tenaga tersebut mampu mendorong motor melaju hingga kecepatan puncak 125 km/jam, menjadikannya salah satu motor listrik rakitan lokal dengan performa tertinggi di kelasnya.
Konsumen bisa memilih konfigurasi satu atau dua baterai lithium-ion berkapasitas masing-masing 4 kWh. Dengan dua baterai, jarak tempuh diklaim mencapai 100 kilometer dalam sekali pengisian daya. Setiap baterai berbobot sekitar 12 kilogram, sehingga proses bongkar pasang relatif mudah dilakukan.
Salah satu pembeda utama Ndara ada pada konektor pengisian Type 2, standar yang umum dipakai mobil listrik. Dengan begitu, pengendara bisa memanfaatkan jaringan stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU) yang tersebar luas tanpa perlu adaptor khusus.
Charged mengklaim waktu pengisian daya dari 5 persen hingga 80 persen hanya membutuhkan sekitar 40 menit. Sistem regenerative braking turut disematkan untuk mengisi ulang baterai saat deselerasi atau pengereman.
Soal keselamatan, Ndara dibekali rem ABS, traction control, hill hold assist, hingga hill descent assist. Ada pula fitur Overtaking Boost yang memberikan tambahan tenaga sesaat ketika pengendara membutuhkan akselerasi ekstra untuk menyalip kendaraan lain.
Secara tampilan, Ndara mengusung konsep naked bike dengan rangka trellis dan lengan ayun terbuka (exposed swingarm). Lampu depan LED bulat berpadu dengan bodi berlekuk tajam, menghasilkan perpaduan nuansa retro dan futuristis.
Dimensi tersebut dirancang untuk menyeimbangkan kelincahan di perkotaan dengan kenyamanan saat perjalanan jarak menengah.
Charged memasarkan Ndara dengan harga Rp69 juta (OTR Jakarta) untuk varian satu baterai dan Rp79 juta untuk varian dua baterai. Di pasar regional, model yang sama akan dijual di Singapura dengan nama Charged Arena H2, sebagai bagian dari strategi ekspansi perusahaan ke Asia Tenggara.