TAPSEL — Syahrul M. Pasaribu, yang memimpin Tapanuli Selatan selama dua periode (2010-2015 dan 2016-2021), dipercaya menduduki kursi Ketua Dewan Penasehat. Sementara itu, Bupati petahana Gus Irawan Pasaribu ditunjuk sebagai Wakil Ketua Dewan Pakar, mendampingi Ketua Dewan Pakar H. Fachruddin Azmi di bawah kepemimpinan Ketua Presidium H. Rusdi Lubis.
SK yang diteken Koordinator Presidium K.H Romo H.R Muhammad Syafi'ii dan Sekretaris Jenderal Syamsul Qomar itu juga merinci komposisi Presidium MW KAHMI Sumut. Selain Rusdi Lubis, terdapat enam nama lain yang masuk jajaran pimpinan tertinggi wilayah tersebut.
Selain Presidium, kepengurusan juga dilengkapi dengan Dewan Etik yang diketuai H. Murlan Tamba. Struktur organisasi turut disempurnakan dengan hadirnya sejumlah Kepala Bidang dan Kepala Biro untuk mengisi lini kerja organisasi.
Salah satu posisi strategis ditempati Wakil Ketua DPRD Tapanuli Selatan, H. Borkat, yang dipercaya memimpin Bidang Pemerintahan dan Otonomi Daerah. Masuknya tokoh legislatif dari Tapsel ke dalam struktur ini menandakan penguatan peran kader KAHMI di ranah kebijakan publik Sumatera Utara.
KAHMI sendiri merupakan organisasi yang menaungi alumni Himpunan Mahasiswa Islam. Organisasi ini dikenal sebagai wadah kaderisasi yang melahirkan banyak pemikir dan intelektual yang berkiprah di berbagai sektor pembangunan bangsa.
Terpilihnya dua kepala daerah dari Tapanuli Selatan dalam kepengurusan inti ini menjadi sinyal penguatan pengaruh kader KAHMI dari wilayah Tapsel di kancah provinsi. Periode kepengurusan yang berjalan hingga 2031 ini akan menjadi panggung bagi para alumni HMI untuk berkontribusi dalam pembangunan Sumatera Utara.