PLN UP3 Pematangsiantar Latih 10 ULP Lewat Program Upskilling Yantek, Fokus pada Keselamatan Kerja dan Budaya PS4

Penulis: Sutomo  •  Jumat, 07 Agustus 2026 | 13:33:01 WIB
Petugas Yantek PLN UP3 Pematangsiantar mengikuti program upskilling untuk meningkatkan kompetensi teknis dan keselamatan kerja.

PEMATANGSIANTAR — PT PLN (Persero) UP3 Pematangsiantar memastikan seluruh petugas Pelayanan Teknik (Yantek) di wilayahnya mendapat pembekalan terbaru sebelum bertugas di lapangan. Program peningkatan kapasitas ini digelar secara bertahap dalam tiga gelombang, mencakup petugas dari 10 Unit Layanan Pelanggan (ULP) di bawah koordinasi UP3 Pematangsiantar.

Batch pertama berlangsung pada 22-23 Juli 2026, disusul batch kedua pada 29-30 Juli 2026, dan ditutup batch ketiga pada 5-6 Agustus 2026. Skema berjenjang ini dipilih agar seluruh peserta bisa mengikuti materi secara penuh tanpa mengorbankan pelayanan harian kepada pelanggan.

Materi Pelatihan: Dari Regulasi Hukum hingga Praktik Gardu Distribusi

Peserta tidak hanya menerima teori teknis. Mereka juga dibekali pemahaman tentang Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) yang disampaikan oleh TL K3L PLN UP3 Pematangsiantar, Erdiansyah. Materi ini menekankan bahwa budaya keselamatan harus menjadi prioritas utama dalam setiap pekerjaan di lapangan.

Sementara itu, Asisten Manager Jaringan dan Konstruksi Distribusi, Herman Parlindungan Siahaan, memberikan penguatan soal regulasi hukum yang menjadi dasar pelaksanaan pekerjaan. Hal ini penting agar petugas memahami hak, kewajiban, dan tanggung jawabnya secara legal.

Pelatihan juga mencakup operasi dan pemeliharaan gardu distribusi, praktik lapangan, serta penyegaran Standar Operasional Prosedur (SOP). Targetnya, seluruh petugas memiliki pemahaman yang seragam dan bekerja sesuai standar perusahaan.

Budaya PS4: Standar Interaksi dengan Pelanggan

Dari sisi pelayanan, Asisten Manager Niaga dan Pemasaran, Reagen C.H. Saragih, memperkenalkan kembali budaya PS4—Penampilan, Sikap, Senyum, Salam, dan Sapa. Standar ini wajib diterapkan setiap petugas saat berinteraksi dengan pelanggan di lapangan.

Ramses Manalu menjelaskan, posisi petugas Yantek sangat strategis karena mereka berhadapan langsung dengan masyarakat. Mereka adalah ujung tombak yang bertanggung jawab menjaga keandalan sistem kelistrikan sekaligus citra perusahaan.

“Petugas Yantek memiliki peran yang sangat strategis karena mereka adalah garda terdepan yang berhadapan langsung dengan pelanggan dan bertanggung jawab menjaga keandalan sistem kelistrikan. Melalui upskilling ini, kami ingin memastikan seluruh petugas memiliki kompetensi teknis yang mumpuni, memahami aspek keselamatan kerja, mematuhi regulasi, serta mampu memberikan pelayanan prima melalui penerapan budaya PS4. Dengan sumber daya manusia yang kompeten, kami optimis kualitas layanan dan keandalan kelistrikan kepada masyarakat akan terus meningkat,” ujar Ramses.

Komitmen Keandalan Listrik yang Berkelanjutan

Program ini merupakan bagian dari langkah nyata PLN untuk mendukung pelayanan kelistrikan yang andal dan aman. Dengan kapasitas sumber daya manusia yang terus diperbarui, PLN optimistis kepercayaan masyarakat terhadap kualitas layanan perusahaan semakin kuat.

Melalui pembekalan ini, para petugas diharapkan siap menghadapi tantangan di lapangan dengan mengedepankan prinsip Safety First dan profesionalisme. Peningkatan kapasitas ini menjadi investasi jangka panjang untuk menjaga kontinuitas pasokan listrik di wilayah Pematangsiantar dan sekitarnya.

Reporter: Sutomo
Sumber: lensawarga.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top