Cuaca Panas Landa Medan dan Sekitarnya, BMKG Imbau Warga Kurangi Aktivitas di Luar Ruangan

Penulis: Yasir  •  Senin, 10 Agustus 2026 | 17:13:01 WIB
Warga melintas di tengah terik matahari saat cuaca panas melanda Kota Medan dan sekitarnya.

MEDAN — Prakirawan Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BBMKG) Wilayah I Medan, Budi Prasetyo, menjelaskan bahwa fenomena panas yang tengah terjadi merupakan siklus alamiah. Pada Agustus ini, posisi matahari berada di belahan bumi utara dan jalur lintasannya melewati dekat wilayah Sumatera Utara, sehingga radiasi energi yang diterima permukaan bumi menjadi lebih maksimal.

Faktor lain yang memperparah kondisi adalah minimnya tutupan awan. Massa udara yang relatif kering menyebabkan sinar matahari langsung mencapai permukaan tanpa terhalang, yang pada akhirnya menaikkan suhu udara secara signifikan pada siang hari.

Potensi Hujan Lokal Masih Ada, tapi Singkat

Meski cuaca panas diprediksi bertahan, Budi menyebut peluang hujan dengan sifat lokal dan durasi singkat masih tetap terbuka. Hujan tersebut dinilai mampu menurunkan suhu panas meski hanya untuk sementara waktu.

"Umumnya suhu panas masih akan berlangsung dalam beberapa hari ke depan di Kota Medan dan sekitarnya, akan tetapi peluang hujan bersifat lokal dan singkat masih dapat terjadi yang menurunkan suhu panas dalam satu atau dua hari," ujarnya saat dikonfirmasi pada Senin (10/8/2026).

Langkah Antisipasi Agar Terhindar dari Dampak Terik

Menyikapi kondisi ini, BMKG mengimbau masyarakat untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan, terutama pada rentang waktu tengah hari saat intensitas matahari berada di puncaknya. Bagi warga yang memiliki keperluan mendesak di luar rumah, penggunaan tabir surya menjadi rekomendasi utama untuk melindungi kulit dari paparan sinar ultraviolet.

Selain itu, asupan cairan tubuh perlu dijaga. Masyarakat disarankan memperbanyak minum air putih dan mengonsumsi buah-buahan guna mencegah dehidrasi.

Imbauan ini bukan tanpa alasan. Suhu udara yang tinggi dapat memicu beragam gangguan kesehatan, mulai dari kelelahan, kram panas, hingga kondisi yang lebih serius seperti heatstroke apabila tidak diantisipasi dengan baik.

Reporter: Yasir
Sumber: kajianberita.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top