SIMALUNGUN — Ratusan warga Parapat memadati lokasi pelayanan publik terpadu yang digelar Pemkab Simalungun di Kelurahan Parapat, Kecamatan Girsang Sipangan Bolon, Selasa (11/8/2026). Bupati Simalungun Dr. H. Anton Achmad Saragih hadir langsung didampingi Ketua TP.PKK Ny. Hj. Darmawati Anton Achmad Saragih serta jajaran pimpinan perangkat daerah.
Camat Girsang Sipangan Bolon Viktor Sijabat menyambut rombongan bersama unsur Forkopimca, para Pangulu, Lurah, Ketua TP.PKK kecamatan hingga nagori, tokoh masyarakat, dan ratusan warga yang ingin memanfaatkan layanan pemerintah secara gratis.
Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil membuka perekaman KTP elektronik, penerbitan Kartu Identitas Anak, akta kelahiran, akta perkawinan, akta kematian, serta perubahan data Kartu Keluarga. Dinas Kesehatan memberikan pemeriksaan kesehatan dan obat cuma-cuma, sementara BPJS Kesehatan melayani kepesertaan JKN.
Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana memberikan edukasi program KB, dan Dinas Sosial menyalurkan paket sembako bagi lansia serta keluarga kurang mampu. Pasar murah turut digelar dengan 1 ton beras SPHP seharga Rp 58.000 per karung, 100 liter minyak goreng Rp 16.000 per liter, dan 1.500 butir telur ayam Rp 1.800 per butir.
Marhalan Silalahi, mewakili masyarakat, menyampaikan apresiasi atas kehadiran langsung Bupati beserta jajaran. "Kehadiran Bupati di tengah kami merupakan kebanggaan tersendiri. Pelayanan yang dibawa sangat membantu warga, semoga perhatian pemerintah terhadap Parapat terus ditingkatkan agar pembangunan dan kesejahteraan semakin maju," ucapnya.
Dalam sambutannya, Bupati Anton menegaskan Parapat menyimpan potensi pariwisata yang telah dikenal hingga mancanegara. Menurutnya, keindahan Danau Toba membutuhkan kerja sama dan gagasan segar dari seluruh pihak agar semakin menarik dikunjungi.
"Parapat memiliki potensi pariwisata yang sangat besar dan telah dikenal hingga mancanegara. Diperlukan kolaborasi dan kreativitas bersama untuk menghadirkan berbagai program dan kegiatan guna meningkatkan daya tarik wisatawan," ujar Bupati.
Bupati mengajak seluruh elemen masyarakat menyusun program dan menggelar berbagai acara agar wisatawan dalam dan luar negeri semakin banyak berkunjung. Pengembangan pariwisata diharapkan beriringan dengan kemajuan ekonomi dan kesejahteraan warga setempat.
Bupati memaparkan sejumlah program pembangunan infrastruktur yang sedang maupun akan dilaksanakan di wilayah tersebut. Rekonstruksi Jalan Talun Sungkit–Bukit Barisan sepanjang 1.100 meter senilai Rp 2,2 miliar menjadi proyek terbesar, disusul Jalan Lingkungan III sepanjang 127 meter Rp 450 juta.
Jalan Huta Borno I dan II menuju Terminal Sosor Saba Parapat masing-masing sepanjang 128 meter dan 107 meter senilai Rp 200 juta per ruas, serta Jalan Gang Bahagia Lingkungan I sepanjang 97 meter Rp 200 juta. Satu unit pompa di RTP Pantai Bebas Parapat senilai Rp 17,6 juta telah selesai diadakan.
Direncanakan pula pembangunan dan rehabilitasi Jalan Usaha Tani sepanjang 150 meter senilai Rp 197,25 juta, serta rehabilitasi jaringan irigasi sepanjang 245 meter di Kelurahan Girsang dan Nagori Sipangan Bolon masing-masing senilai Rp 196 juta. Semua upaya ini bertujuan memperlancar akses warga, mendukung pertanian, serta memperkuat fondasi pariwisata kawasan Danau Toba.
Ketua TP.PKK Kabupaten Simalungun, Ny. Hj. Darmawati Anton Achmad Saragih, mengingatkan peran strategis kader PKK dan Posyandu sebagai garda terdepan pembangunan keluarga. "Kader PKK dan Posyandu harus semakin aktif mendampingi masyarakat, memberi edukasi kesehatan, pengasuhan anak, hingga kesejahteraan keluarga. Kekuatan pembangunan bermula dari keluarga yang sehat dan sejahtera," pesannya.
Kunjungan kerja berlangsung hangat dan penuh keakraban. Warga tampak puas menerima pelayanan sekaligus berkesempatan menyampaikan harapan langsung kepada pemimpin daerah. Kehadiran Bupati beserta jajaran diharapkan mempererat ikatan sinergi pemerintah dengan masyarakat Parapat.