Pencarian

BMKG Peringatkan Hujan Ringan hingga Sedang di Puluhan Wilayah Sumut, Waspada Banjir dan Longsor

Sabtu, 25 Juli 2026 • 22:30:31 WIB
BMKG Peringatkan Hujan Ringan hingga Sedang di Puluhan Wilayah Sumut, Waspada Banjir dan Longsor

MEDAN — Hujan dengan intensitas ringan hingga sedang diprakirakan mengguyur hampir seluruh wilayah Sumatera Utara pada Minggu (26/7/2026), berpotensi memicu banjir dan longsor di sejumlah daerah rawan. Prakirawan BBMKG Wilayah I Utami Al Khairiyah mengimbau masyarakat tetap waspada, terutama di kawasan perbukitan dan bantaran sungai. Selain itu, gelombang setinggi 1,25–2,5 meter juga diperkirakan terjadi di perairan barat Kepulauan Nias hingga 29 Juli.

Wilayah yang Berpotensi Hujan Sepanjang Hari

Pada Minggu pagi, hujan ringan diprakirakan melanda 29 kabupaten/kota, mulai dari Asahan, Dairi, Deli Serdang, Humbang Hasundutan, Karo, Labuhanbatu, hingga Medan, Binjai, dan Sibolga. Kondisi serupa juga terjadi di Mandailing Natal, Nias, dan sekitarnya.

Memasuki siang hingga sore, intensitas hujan meningkat menjadi ringan hingga sedang, masih mendominasi sebagian besar wilayah Sumut. Pada malam hari, hujan tetap berlanjut, namun mulai berkurang saat dini hari. Meski begitu, potensi hujan ringan masih mungkin terjadi di Asahan, Batubara, Deli Serdang, Langkat, Nias Selatan, Nias Utara, Simalungun, Binjai, Medan, dan Tanjungbalai.

Imbauan Waspada Bencana Hidrometeorologi

"Masyarakat diimbau tetap waspada terhadap potensi hujan dengan intensitas ringan hingga lebat yang masih berpotensi terjadi dalam beberapa hari ke depan yang dapat menyebabkan bencana hidrometeorologi seperti banjir dan longsor," ujar Utami Al Khairiyah dalam keterangan resmi, Sabtu (25/7). Suhu udara rata-rata berkisar 13–33 derajat Celsius dengan kelembapan 60–100 persen, serta angin bertiup dari barat ke timur laut dengan kecepatan 3–15 km per jam.

Gelombang Tinggi di Perairan Nias

Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Kelas II Maritim Belawan, Rizki Fadhillah Pratama Putra, menyebutkan pola angin di wilayah utara Indonesia bergerak dari tenggara hingga barat daya dengan kecepatan 8–30 knot. Gelombang setinggi 1,25–2,5 meter berpeluang terjadi di perairan timur Kepulauan Nias, perairan barat Kepulauan Nias, perairan barat Kepulauan Batu, serta Samudra Hindia barat Kepulauan Nias. Kondisi ini diperkirakan berlangsung hingga 29 Juli 2026.

Follow www.inisumut.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks