LANGKAT — Banjir yang merendam Dusun VI Sidodadi, Desa Sekoci, Kecamatan Besitang, Kabupaten Langkat, mendorong jajaran Polres Langkat turun langsung ke lokasi. Kapolres Langkat AKBP Hannry PH Tambunan memimpin penyerahan bantuan sosial berupa 100 karung beras kemasan 5 kilogram kepada warga yang rumahnya terendam atau bahkan hanyut terbawa arus.
Dalam kunjungan itu, Kapolres didampingi Kabag SDM Polres Langkat Kompol Mhd Hasan, Pejabat Utama Polres Langkat, Kapolsek Besitang, Camat Besitang, serta Kepala Desa Sekoci. Rombongan tidak hanya menyerahkan bantuan, tetapi juga menyambangi langsung warga yang rumahnya hanyut akibat derasnya arus banjir untuk memastikan kondisi mereka.
Polri Bukan Hanya Penjaga Keamanan
AKBP Hannry menegaskan bahwa kehadiran jajarannya di lokasi bencana merupakan bentuk nyata komitmen Polri sebagai pelayan masyarakat. Menurutnya, Polri harus hadir memberikan bantuan dan kepedulian, terutama saat warga menghadapi situasi sulit akibat bencana alam.
“Semoga bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat yang terdampak banjir. Polri akan terus hadir bersama masyarakat, memberikan pelayanan, perlindungan, serta kepedulian kemanusiaan,” ujar AKBP Hannry di lokasi kejadian.
Warga Sambut Antusias Bantuan untuk Korban Banjir
Kedatangan Kapolres Langkat beserta rombongan disambut antusias oleh warga Dusun VI Sidodadi. Mereka mengaku bersyukur atas perhatian dan bantuan yang diberikan Polres Langkat di tengah musibah yang menimpa kampung mereka.
Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi program Polisi Langkat Garuda Ksatria yang diinisiasi Kapolres Langkat. Program tersebut mengusung semangat “Gagah Berani untuk Dicintai Masyarakat” dengan nilai kuat, sadar aturan, taat, responsif, inovatif, dan aman.
Melalui semangat “Satu Langkah, Satu Hati untuk Langkat yang Aman dan Damai,” Polres Langkat berkomitmen menghadirkan Polri yang humanis dan dekat dengan masyarakat. Kehadiran jajaran Polres Langkat di lokasi banjir menjadi bukti nyata bahwa institusi kepolisian tidak hanya bertugas menjaga keamanan, tetapi juga hadir di tengah kesulitan warga.