SUMATERA UTARA — Skuad Garuda menggelar sesi latihan resmi di Stadion Utama GBK, Minggu (2/8) sore. Dari 24 pemain yang dipanggil, seluruhnya terlihat menjalani instruksi pelatih, namun dua nama terpantau datang lebih telat ke lapangan utama.
Ragnar dan Mitchell, sapaan akrab Mitchell Baker, lebih dulu menjalani program pemulihan dan penguatan di ruang fisioterapi. Staf pelatih sengaja memberikan porsi latihan individual sebelum keduanya bergabung dalam sesi taktik bersama pemain lainnya.
Alasan Ragnar dan Mitchell Dapat Perlakuan Khusus
Perlakuan berbeda ini bukan tanpa sebab. Ragnar sempat absen pada laga pembuka melawan Kamboja karena kondisi fisik yang kurang prima. Pemain Persib Bandung itu baru kembali merumput saat Indonesia menekuk Timor Leste di laga kedua, masuk sebagai pemain pengganti Tim Geypens di babak kedua.
Sementara itu, Mitchell justru sedang dalam performa terbaiknya. Penyerang berusia 19 tahun itu menjadi mesin gol Garuda dengan koleksi empat gol dari dua pertandingan. Kombinasi pemulihan untuk Ragnar dan menjaga ritme untuk Mitchell menjadi fokus utama tim pelatih jelang bentrok dengan Vietnam.
Setelah sesi khusus tersebut, keduanya langsung bergegas masuk lapangan dan tidak menunjukkan tanda-tanda keluhan fisik. Mereka langsung berbaur dalam latihan yang dikomandoi langsung oleh John Herdman.
Laga Penentu Tiket Semifinal
Pertandingan melawan Vietnam, yang diasuh pelatih asal Korea Selatan Kim Sang Sik, menjadi partai hidup-mati bagi Indonesia. Hasil imbang pun sebenarnya cukup untuk mengamankan posisi di babak semifinal, namun kemenangan akan memastikan langkah Garuda tanpa bergantung pada hasil laga lain.
Dengan hadirnya Ragnar di lini tengah dan ketajaman Mitchell di lini depan, Herdman memiliki opsi lengkap untuk merombak strategi. Keduanya diharapkan menjadi pembeda di laga yang diprediksi berjalan ketat dan penuh tekanan tersebut.