DELI SERDANG — Satuan Brimob Polda Sumatera Utara menyasar lingkungan pendidikan untuk membangun karakter generasi muda melalui program Brimob Goes to School. Kegiatan berlangsung di SMAS Perguruan Dwi Tunggal, Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang, Senin.
Wakil Komandan Detasemen Gegana Satuan Brimob Polda Sumut, Kompol Budi Prayitno, mengatakan pembentukan karakter pelajar tidak bisa instan. Menurutnya, proses itu harus dimulai dari hal paling mendasar, yakni menanamkan kedisiplinan sejak dini.
"Pembentukan karakter pelajar dapat dilakukan dengan menanamkan kedisiplinan sejak dini, baik dalam mengikuti kegiatan belajar, mematuhi tata tertib sekolah, maupun bertanggung jawab terhadap setiap tindakan yang dilakukan," ujar Budi di Deli Serdang.
Disiplin Kunci Generasi Penerus Pembangunan
Budi menegaskan bahwa kedisiplinan bukan sekadar soal kepatuhan terhadap aturan. Lebih dari itu, sikap ini melatih seseorang untuk menghargai waktu dan menyelesaikan tanggung jawab dengan baik.
Generasi muda disebutnya sebagai penerus pembangunan bangsa. Karena itu, karakter disiplin dan bertanggung jawab menjadi modal utama yang harus dimiliki sejak sekarang, bukan sesuatu yang bisa ditunda.
Pelajar Diminta Bijak Memilah Informasi di Media Sosial
Di tengah gencarnya penggunaan gawai, Budi mengingatkan para siswa tentang sisi lain dari kemajuan teknologi. Media sosial memang memberi banyak manfaat, tetapi tanpa kemampuan menyaring informasi, pelajar justru mudah terpapar hoaks.
Ia meminta pelajar tidak mudah percaya pada informasi yang belum jelas kebenarannya. Penyebaran konten yang merugikan diri sendiri maupun orang lain juga harus dihindari.
"Kami berharap kehadiran Brimob di sekolah dapat menjadi sarana edukasi dan komunikasi bagi pelajar, sehingga mereka memahami pentingnya disiplin, tanggung jawab, dan menggunakan teknologi secara bijak," katanya.
Membuka Ruang Dialog Antara Polisi dan Pelajar
Program Brimob Goes to School merupakan salah satu bentuk pendekatan kepolisian kepada generasi muda lewat jalur pendidikan. Melalui interaksi langsung, kepolisian tidak hanya menyampaikan materi, tetapi juga membuka ruang dialog dengan pelajar mengenai berbagai persoalan yang mereka hadapi sehari-hari.
Kegiatan ini menjadi jembatan komunikasi antara aparat dan siswa, sekaligus memperkuat peran sekolah dalam membentuk mental dan perilaku generasi penerus di Kabupaten Deli Serdang.