SIBOLGA — Ratusan warga memadati Laman Gadang, Kelurahan Pancuran Gerobak, Kecamatan Sibolga Kota, untuk membeli kebutuhan pokok dalam Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan RI. Beras SPHP dijual Rp 58.000 per kemasan 5 kilogram, Minyakita Rp 15.000 per liter, gula Rp 19.000 per kilogram, dan telur Rp 48.000 per papan.
Harga tersebut lebih rendah dibandingkan harga pasar yang masing-masing mencapai Rp 60.000, Rp 18.000, Rp 20.000, dan Rp 50.000. Pemkot Sibolga sengaja membatasi jumlah pembelian agar lebih banyak warga yang kebagian jatah.
Batas Maksimal Pembelian agar Merata
Setiap pembeli hanya diperbolehkan membawa pulang maksimal tiga liter Minyakita, lima karung beras berisi 5 kilogram, tiga kilogram gula, dan dua papan telur. Pembatasan ini dilakukan untuk memastikan distribusi pangan bersubsidi tepat sasaran.
Wali Kota Akhmad Syukri Nazry Penarik menjelaskan, pasokan bahan pokok dalam GPM kali ini merupakan hasil kerja sama dengan Perum Bulog dan distributor telur lokal. "Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia," ucapnya di sela peninjauan.
Mengapa GPM Digelar? Jawabannya: Pasar Sibolga Nauli Terbakar
Gelaran GPM bukan sekadar seremonial HUT RI. Wali Kota menyebut kegiatan ini menjadi tameng inflasi setelah kebakaran melanda Pasar Sibolga Nauli, pusat perputaran ekonomi utama di kota tersebut. Peristiwa itu memukul aktivitas perdagangan dan rantai pasok kebutuhan harian masyarakat.
"Pemerintah Kota Sibolga terus berupaya menekan inflasi. Kondisi ini tentunya juga berkaitan dengan terbakarnya Pasar Sibolga Nauli. Namun, pemerintah akan selalu hadir untuk menjaga stabilitas harga di masyarakat," ungkap Akhmad Syukri Nazry Penarik.
Bukan Sekali Jalan, GPM Bakal Rutin Digelar
Wali Kota berjanji GPM tidak berhenti pada momen kemerdekaan. Dengan dukungan Bulog dan Bank Indonesia, program ini akan kembali digelar pada berbagai kesempatan agar beban warga dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari bisa ditekan.
"Harapannya, bukan hanya pada momentum Hari Kemerdekaan Republik Indonesia saja. Pada kegiatan-kegiatan lainnya, kita juga akan melaksanakan gerakan pangan murah dengan dukungan Bulog dan Bank Indonesia," tambahnya.
Turut hadir mendampingi wali kota, Sekretaris Daerah Kota Sibolga Drs. Herman Suwito, M.M., Plt. Kepala Dinas Perikanan, Ketahanan Pangan dan Pertanian Julius Partogi Sihaloho, S.Pi., serta Camat Sibolga Kota dan para lurah se-Kecamatan Sibolga Kota.