MEDAN — Belum genap setahun dideklarasikan pada 15 Desember 2025, Kojira menunjukkan pertumbuhan pesat di Sumatera Utara. Jumlah komunitas binaan melonjak dari 14 menjadi 33 komunitas plus satu aliansi, dengan total anggota mencapai 1.100 pengemudi lintas aplikator.
Ketua Umum DPP Kojira, Rudi Zulham Hasibuan, menyampaikan perluasan ini dalam keterangan resminya di Medan, Jumat (14/8/2026). Ia didampingi Sekretaris Selwa Kumar, Bendahara Hamidah, serta Wakil Ketua Umum Thomas Saputra, Zahril Telaumbanua, dan Tanti Imelda Sari Comilo.
Payung Bersama, Bukan Peleburan Komunitas
Rudi menegaskan bahwa kehadiran Kojira tidak dimaksudkan untuk menghilangkan identitas komunitas yang sudah ada. Organisasi ini justru berperan sebagai payung bersama bagi seluruh entitas ojol tanpa memandang asal perusahaan aplikator.
"Kami merangkul seluruh entitas ojol tanpa memandang dari mana perusahaan aplikatornya berasal. Dari awal hanya 14 komunitas, kini sudah berkembang menjadi 33 komunitas dan satu aliansi," ujar Rudi.
Potongan 8 Persen Dinilai Bebani Driver
Di luar persoalan keanggotaan, Kojira mengangkat isu implementasi regulasi potongan aplikasi. Kebijakan yang mengatur batas potongan mitra sebesar 8 persen diapresiasi, namun praktik di lapangan memunculkan persoalan baru.
"Secara teori, potongan 8 persen itu kabar gembira. Namun dalam praktiknya, penurunan ini diiringi kenaikan biaya aplikasi yang melonjak tajam dari yang dulunya Rp2.000 menjadi Rp6.000 hingga Rp8.000. Akibatnya, pendapatan bersih teman-teman ojol justru merosot," tegas Zahril.
Ia menambahkan, kebijakan tersebut belum berlaku menyeluruh karena baru diterapkan pada layanan antar penumpang, belum menyentuh layanan antar makanan. Selain itu, Kojira juga mendorong aplikator agar tidak melakukan pemutusan hubungan mitra secara sepihak.
Koperasi Cakra untuk Kemandirian Ekonomi
Advokasi tarif bukan satu-satunya fokus. Kojira membangun kemandirian ekonomi anggota lewat pelatihan UMKM dan pembentukan Koperasi Cakra, sebuah koperasi simpan pinjam yang dirancang membebaskan mitra dari jerat finansial. Hingga kini, 259 anggota telah resmi bergabung dengan koperasi.
Pesan Soliditas dari Bendahara Umum
Bendahara DPP Kojira, Hamidah, mengingatkan seluruh jajaran untuk menjaga kekompakan di tengah dinamika lapangan.
"Jangan ada perselisihan di antara kita. Apapun warnanya, apapun aplikasinya, kita adalah satu keluarga besar. Tetap kompak, saling mendukung, dan saling menjaga di jalan," tutur Hamidah.
Dengan struktur pengurus yang kini diperkuat 210 orang dalam 22 bidang kerja, Kojira tidak hanya menargetkan ekspansi ke kabupaten/kota di Sumatera Utara. Organisasi ini membuka pintu bagi seluruh komunitas dan individu pengemudi ojol yang ingin bergabung untuk berjuang meningkatkan kesejahteraan keluarga.