Pencarian

FEB UMSU Gandeng 100 Pelaku UMKM Sumatera Utara, Rektor Siapkan Aplikasi untuk Transformasi Digital

Jumat, 28 Agustus 2026 • 18:25:31 WIB
FEB UMSU Gandeng 100 Pelaku UMKM Sumatera Utara, Rektor Siapkan Aplikasi untuk Transformasi Digital
pelaku UMKM dari lima kabupaten/kota di Sumatera Utara menandatangani kerja sama dengan FEB UMSU di Medan, Kamis (27/8).

Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (FEB UMSU) resmi menjalin kerja sama dengan 100 pelaku UMKM dari lima kabupaten/kota di Sumatera Utara. Penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA) digelar di Auditorium Kampus Jalan Muchtar Basri No.3 Medan, Kamis (27/8), sebagai langkah membangun ekosistem usaha yang lebih terintegrasi. Rektor UMSU menyatakan pihaknya siap menghadirkan aplikasi khusus untuk menghimpun dan memberdayakan para pelaku usaha kecil tersebut.

MEDAN — Seratus pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah dari Kota Medan, Binjai, Langkat, Deli Serdang, hingga Serdang Bedagai kini tergabung dalam ekosistem binaan baru Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara. Mereka meneken kerja sama dengan FEB UMSU dalam acara bertajuk "Sinergi Kampus dan UMKM Menuju Ekonomi Rakyat yang Naik Kelas, Berkelanjutan dan Berdaya Saing".

Kegiatan yang dibuka langsung Rektor UMSU Prof. Dr. Akrim, M.Pd. ini juga menghadirkan sesi talkshow dengan enam pemateri dari Bank Indonesia, perbankan syariah, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sumut, dan praktisi bisnis.

Dekan FEB UMSU Dr. Radiman, S.E., M.Si. menyebut kolaborasi ini bukan sekadar seremoni. Pihaknya ingin mengurai persoalan klasik yang selama ini menghambat tumbuhnya usaha kecil.

"Banyak persoalan yang terjadi, mulai dari belum terjadinya sinkronisasi antara UMKM, praktisi dan mitra perbankan yang ada di Kota Medan. Sehingga FEB mencoba mengurai persoalan dan solusinya sehingga UMKM semakin tumbuh dan diminati," ujarnya.

Rektor: Produk UMKM Harus Masuk Ekosistem Digital

Prof. Akrim menegaskan transformasi digital menjadi tantangan utama yang tidak bisa ditunda. Menurutnya, produk lokal yang tidak terhubung dengan platform digital akan tertinggal jauh dalam persaingan pasar.

"Produk Bapak Ibu harus sudah masuk di dunia digital karena kalau tidak akan ketinggalan. Harus ada teknologi yang hadir untuk menyatukan tanpa harus membayar. Insyaallah UMSU siap membuat aplikasi dan mengundang masing-masing UMKM," katanya.

Aplikasi yang direncanakan tersebut nantinya berfungsi sebagai wadah untuk menghimpun, memperkuat, sekaligus memberdayakan pelaku usaha. Rektor menambahkan, minat pelaku UMKM mengikuti program pembinaan di UMSU terbilang tinggi, terbukti dari lima kali pameran yang digelar di lingkungan kampus.

"UMKM ini satu kekuatan ekonomi rakyat. UMKM ini akan menjadi kekuatan yang sangat diperhitungkan," tegasnya.

Mengapa Kolaborasi Kampus dan Perbankan Diperlukan?

Dr. Radiman memaparkan data Badan Pusat Statistik (BPS) yang menunjukkan pertumbuhan ekonomi masih lesu. Dari sekitar 250 juta penduduk Indonesia, hanya 66 juta jiwa yang tercatat sebagai pelaku UMKM. Angka ini dinilai masih jauh dari potensi yang ada.

Melalui forum ini, FEB UMSU mempertemukan para pelaku usaha dengan akademisi, praktisi, dan mitra perbankan seperti BSI Muchtar Basri serta Bank Sumut Syariah Binjai. Hadir pula perwakilan dari Bank Indonesia Sumatera Utara, Dedean Herawani Hasibuan, sebagai pemateri.

Para pelaku UMKM yang menandatangani MoA antara lain berasal dari Uni Upik Rizky Ananda, Pabrik Tahu Abdul Muin, Abon Barakah Dahran, Kuprok Tahu Dedi Kurniadi, Munggah Batik Rina Wati, hingga Sambal Asam Cikala Sugiani.

Target: UMKM Naik Kelas dan Berdaya Saing

Prof. Akrim berharap forum ini tidak berhenti pada penandatanganan dokumen. Ia meminta para pelaku usaha yang hadir mampu mengambil manfaat nyata dari kolaborasi yang dibangun, bukan sekadar mendengarkan materi.

"Kami harap UMKM yang sudah dibina UMSU bisa disatukan karena kita juga banyak produk-produk UMKM. Kita terbuka dengan UMKM," pungkasnya.

Ke depan, UMSU menargetkan terciptanya ekosistem usaha yang kuat dan berkelanjutan, sehingga produk-produk lokal Sumatera Utara semakin dikenal dan memiliki akses pasar yang lebih luas.

Follow www.inisumut.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: sumut.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks