Pencarian

Empat Ponsel Android Keyboard QWERTY Fisik yang Masih Rilis pada 2026

Sabtu, 29 Agustus 2026 • 17:49:01 WIB
Empat Ponsel Android Keyboard QWERTY Fisik yang Masih Rilis pada 2026
Empat ponsel Android dengan keyboard QWERTY fisik yang masih dirilis pada 2026 dipamerkan di ajang teknologi.

SUMATERA UTARA — Dominasi ponsel layar penuh tidak sepenuhnya menghapus keberadaan keyboard fisik QWERTY. Pada 2026, sejumlah produsen masih merilis perangkat Android dengan tombol fisik, meski dengan strategi yang berbeda-beda. Alih-alih sekadar nostalgia, mereka mencoba menggabungkan keyboard dengan kebutuhan produktivitas, performa, hingga pengurangan distraksi digital.

Berikut empat ponsel Android ber-keyboard QWERTY yang menjadi perhatian pada tahun ini.

Ikko MindOne Pro: Keyboard Lepas Pasang dengan Dual OS

Ikko MindOne Pro menawarkan pendekatan paling fleksibel. Keyboard fisiknya menggunakan model snap-in case, sehingga pengguna bisa memasang atau melepasnya sesuai kebutuhan. Perangkat ini juga mendukung dual OS, yaitu Android 15 dan Ikko AI OS, dengan tombol khusus AI Key untuk berpindah sistem.

Di sektor kamera, terdapat sensor Sony 50 MP yang dapat diputar hingga 180 derajat. Konsep ini menjadikan MindOne Pro bukan sekadar perangkat nostalgia, melainkan mencoba memadukan keyboard fisik ke dalam pengalaman smartphone modern.

Unihertz Titan 2 Elite: Spesifikasi Modern dalam Bodi Klasik

Unihertz Titan 2 Elite membawa desain khas smartphone QWERTY klasik, namun ditenagai hardware yang mengikuti kebutuhan zaman. Ponsel ini menggunakan chipset MediaTek Dimensity 7400 dengan layar AMOLED 4,03 inci ber-refresh rate 120 Hz. RAM 12 GB dan penyimpanan 256 GB membuatnya tidak hanya mengandalkan daya tarik retro.

Keyboard fisiknya berfungsi ganda sebagai touchpad dan mendukung pintasan aplikasi. Perangkat ini dibanderol sekitar 399 dollar AS atau setara Rp7,2 juta.

Clicks Communicator: Keyboard QWERTY Premium dengan Snapdragon 8s Gen 4

Clicks Communicator mengambil posisi lebih premium. Ponsel ini mengusung layar AMOLED 4,03 inci, chipset Snapdragon 8s Gen 4, RAM 12 GB, dan penyimpanan 256 GB. Baterainya berkapasitas 4.000 mAh dengan kamera utama 50 MP.

Keyboard di perangkat ini bukan sekadar alat mengetik. Ia dapat digunakan sebagai touchpad, dilengkapi sensor sidik jari pada tombol spasi, serta tombol khusus untuk merekam suara. Harga awalnya mencapai 699 dollar AS atau sekitar Rp12,6 juta.

Minimal Phone: Fokus pada Pengurangan Waktu Layar

Berbeda dari lainnya, Minimal Phone justru dirancang untuk pengguna yang ingin mengurangi kebiasaan terlalu lama menatap layar. Ponsel ini mengandalkan layar E-Ink 4,3 inci yang tidak dioptimalkan untuk konsumsi multimedia, melainkan aktivitas sederhana seperti membaca dan mengetik.

Keyboard fisiknya dilengkapi bantuan autocomplete agar pengetikan tetap praktis. Perangkat ini juga mendukung NFC, GPS, Android Auto, Bluetooth, sensor sidik jari, hingga pengisian daya nirkabel. Tersedia pilihan RAM 6 GB atau 8 GB dengan penyimpanan 128 GB atau 256 GB, dibanderol mulai 399 dollar AS atau sekitar Rp7,2 juta.

Mengapa Keyboard Fisik Masih Bertahan

Kehadiran keempat perangkat ini menunjukkan bahwa keyboard fisik masih memiliki pangsa pasarnya sendiri. Mereka tidak ditujukan untuk menggantikan ponsel layar penuh, melainkan menjadi alternatif bagi pengguna yang mengutamakan kenyamanan mengetik, produktivitas, atau ingin mengurangi distraksi digital.

Dengan spesifikasi yang kian mumpuni, segmen ini kini tidak hanya menjual nostalgia, tetapi juga menawarkan fungsi yang relevan dengan kebutuhan pengguna modern.

Follow www.inisumut.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: pemmzchannel.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks