Tujuh Komitmen OPD Disepakati, Pemprov Sumut Perkuat Kolaborasi Pembangunan
Parapat – Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution menyatakan optimisme bahwa pembangunan Sumatera Utara dapat berjalan lebih baik melalui penguatan sinergi dan komitmen seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Optimisme itu mengemuka setelah Forum Strategis Penyelarasan Persepsi dan Penguatan Komitmen OPD menghasilkan tujuh kesepakatan bersama.
Bobby menyampaikan hal tersebut saat menutup forum yang berlangsung di Aula Mes Pora-Pora Tengku Rizal Nurdin, Parapat, Minggu malam (11/1/2026). Ia menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak bisa dijalankan secara terpisah, melainkan membutuhkan kolaborasi dan kerja bersama seluruh OPD.
“Dengan tujuh komitmen ini, saya yakin kita bisa melangkah lebih solid. Pembangunan harus dikerjakan secara kolaboratif, bukan parsial,” ujar Bobby di hadapan jajaran pimpinan OPD Pemerintah Provinsi Sumatera Utara.
Menurut Bobby, visi dan misi pembangunan daerah tidak boleh berhenti pada tataran konsep. Seluruh rencana harus diterjemahkan menjadi kerja nyata yang hasilnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. Ia juga menekankan pentingnya evaluasi berkelanjutan agar setiap komitmen benar-benar diimplementasikan.
Melalui forum tersebut, Bobby berharap seluruh OPD memiliki persepsi yang sama, saling mendukung, dan berorientasi pada hasil. Ia mengapresiasi pelaksanaan forum yang digelar sejak Jumat sebagai tindak lanjut dari diskusi internal, meski diselenggarakan secara mendadak.
Forum strategis tersebut menghasilkan tujuh komitmen bersama yang menjadi dasar penguatan sinergi lintas sektor dalam pembangunan daerah. Komitmen itu diarahkan untuk mewujudkan Sumatera Utara yang unggul, maju, dan berkelanjutan.
Tujuh komitmen bersama dibacakan oleh Kepala Bappelitbang Sumut Dikky Anugerah dan diserahkan kepada Gubernur Sumut melalui Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Sumut Sulaiman Harahap.
Adapun komitmen tersebut mencakup penyelarasan kebijakan dan program OPD dengan visi dan misi daerah, penguatan kepemimpinan kepala OPD dalam pengendalian kinerja, perencanaan dan penganggaran berbasis hasil, serta penerapan sistem pengendalian dan manajemen risiko secara substantif.
Selain itu, komitmen juga menekankan disiplin anggaran dan integritas pengadaan barang dan jasa, pengelolaan kinerja berbasis dampak nyata, serta penguatan kolaborasi lintas OPD, pemerintah kabupaten/kota, pemerintah pusat, dan pemangku kepentingan lainnya, termasuk dalam percepatan pemulihan pascabencana.
Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana sekaligus Kepala BPSDM Sumut Agustinus menyebut forum ini menjadi momentum penting untuk menyatukan langkah dan memperkuat peran kepemimpinan OPD dalam mengawal program prioritas daerah.
Ia menambahkan, forum ini juga berfungsi memetakan pemahaman kepala OPD terhadap visi dan misi gubernur, program prioritas, program strategis daerah, serta Program Hasil Terbaik Cepat (quick wins) yang telah ditetapkan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara.