SAMOSIR — Pemerintah Kabupaten Samosir menerima 502 jaminan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan gratis bagi pekerja rentan dari Pemerintah Provinsi Sumatera Utara pada peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026. Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution kepada Bupati Samosir Vandiko T. Gultom di Gedung Serbaguna Pemprov Sumut, Medan, Jumat (1/5/2026).
Jumlah penerima bantuan tahun ini melonjak signifikan dibandingkan tahun sebelumnya yang tercatat sebanyak 201 peserta. Peningkatan kuota ini merupakan hasil komunikasi aktif Pemerintah Kabupaten Samosir dengan pemerintah provinsi untuk memperluas cakupan jaminan sosial bagi masyarakat kelas bawah.
Bupati Samosir Vandiko T. Gultom menjelaskan bahwa perhatian terhadap kelompok pekerja informal merupakan bagian dari kebijakan pro-rakyat. Langkah ini bertujuan menekan angka kemiskinan sekaligus memberikan rasa aman bagi warga yang bekerja di sektor berisiko tinggi.
Program perlindungan ini menyasar masyarakat yang bekerja di sektor informal dengan penghasilan tidak menentu. Kategori penerima meliputi petani, nelayan, sopir, pemulung, tukang becak, juru parkir, hingga buruh harian lepas. Selain itu, pedagang keliling dan pekerja sosial keagamaan juga masuk dalam daftar prioritas kepesertaan gratis ini.
Para pekerja tersebut akan terlindungi melalui dua program utama BPJS Ketenagakerjaan, yakni Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM). Dengan adanya jaminan ini, risiko finansial akibat kecelakaan saat bekerja atau risiko kematian tidak lagi membebani keluarga yang ditinggalkan sepenuhnya.
Pemerintah Kabupaten Samosir sendiri tidak hanya mengandalkan bantuan provinsi. Melalui APBD daerah, Pemkab Samosir telah mengalokasikan anggaran perlindungan bagi 1.512 pekerja rentan. Dalam tahun berjalan, pemerintah daerah berencana menambah cakupan bagi 320 peserta lagi untuk memastikan pemerataan perlindungan sosial.
Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution menegaskan komitmen pemerintah provinsi dalam meningkatkan kesejahteraan buruh melalui penguatan anggaran di Dinas Ketenagakerjaan. Bobby meminta seluruh kepala daerah di Sumatera Utara untuk bersinergi menjaga stabilitas ekonomi para pekerja, terutama dalam menghadapi fluktuasi harga kebutuhan pokok.
"Pemerintah daerah harus bekerja sama menjaga kesejahteraan pekerja, termasuk melalui pengendalian harga bahan pokok dan operasi pasar di wilayah-wilayah dengan konsentrasi pekerja yang tinggi," ujar Bobby Nasution saat memberikan arahan dalam peringatan May Day tersebut.
Bobby juga menekankan pentingnya jaminan sosial sebagai bantalan ekonomi bagi pekerja rentan. Menurutnya, kolaborasi antara provinsi dan kabupaten/kota menjadi kunci agar cakupan jaminan sosial ketenagakerjaan di Sumatera Utara terus meningkat setiap tahunnya.
Pemberian jaminan sosial ini dipandang sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi besar para pekerja dalam pembangunan daerah. Sektor informal selama ini menjadi tulang punggung ekonomi di Kabupaten Samosir, terutama di sektor pertanian dan pariwisata yang melibatkan banyak tenaga kerja mandiri.
Manajemen risiko bagi pekerja rentan diharapkan mampu menciptakan stabilitas sosial di tingkat desa. Ketika pekerja merasa terlindungi, produktivitas diharapkan meningkat yang pada akhirnya berdampak pada pertumbuhan ekonomi daerah yang lebih inklusif dan berkelanjutan.
Pemerintah Kabupaten Samosir memastikan proses pendaftaran dan verifikasi data peserta dilakukan secara transparan agar bantuan tepat sasaran. Evaluasi berkala akan terus dilakukan untuk memastikan para pekerja yang benar-benar membutuhkan mendapatkan hak perlindungan jaminan sosial dari negara.