SERGAI — Empat kecelakaan lalu lintas terjadi dalam kurun waktu kurang dari 12 jam di Kabupaten Serdang Bedagai, Minggu (31/5/2026). Tiga orang dilaporkan mengalami luka-luka, mulai dari luka robek hingga patah tulang, dan kerugian material ditaksir mencapai puluhan juta rupiah. Polres Serdang Bedagai menyebut faktor kelalaian pengemudi menjadi pemicu utama dari seluruh insiden tersebut.
Kecelakaan pertama terjadi sekitar pukul 03.30 WIB di jalur tol JMKT Km 76 jalur A, Dusun I, Desa Cempedak Lobang, Kecamatan Sei Rampah. Sebuah truk misterius menabrak truk barang Isuzu bernomor polisi K 9357 Y yang dikemudikan Nurul Huda (37), warga Rembang, Jawa Tengah. Nurul Huda mengalami luka robek pada tungkai kanan, patah tulang paha kanan dan kiri, serta lecet di dada dan perut.
Penumpangnya, Alwi Annur Ramandhani (22), warga Rembang, menderita luka robek di kaki kanan dan lecet di lengan kanan. Keduanya dilarikan ke RS Sultan Sulaiman Sergai untuk mendapatkan perawatan intensif.
Kurang dari dua jam berselang, sekitar pukul 05.00 WIB, kecelakaan kedua terjadi di jalur tol KM 53, Desa Citaman Jernih, Kecamatan Perbaungan. Insiden ini melibatkan truk trailer bermuatan pipa bernomor polisi T 9060 DG dengan truk trailer BK 8297 XI. Pengemudi truk bermuatan pipa, Riyan Aditya Prayoga (23), warga Tulang Bawang Barat, Lampung, mengalami luka lecet di siku kiri dan memar di kepala. Penumpangnya, Ahmad Baharuddin (25), warga Tulang Bawang, Lampung, menderita luka robek di kepala. Keduanya kini dirawat di RSU Sari Mutiara Lubuk Pakam.
Kecelakaan ketiga terjadi sekitar pukul 05.30 WIB di jalur tol JMKT Km 52 jalur B. Sebuah mobil Daihatsu Xenia BK 1160 UU yang dikemudikan Stefanus Situmorang (21), warga Medan, menabrak bagian belakang mobil Toyota Kijang Innova BK 1162 XAE yang sedang berhenti di bahu jalan. Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka dalam insiden ini. Polisi menduga pengemudi Xenia kurang hati-hati sehingga gagal mengantisipasi kendaraan yang berhenti di depannya.
Kecelakaan keempat terjadi sekitar pukul 10.00 WIB di Jalan Umum KM 61–62, Dusun VI Rampah Kiri, Desa Sei Rampah. Sebuah sepeda motor Honda Supra tanpa pelat nomor yang dikendarai Marojahan Silalahi (48) bertabrakan dengan Honda Vario BK 5398 NBA yang dikemudikan Indra Wahyudi (50), warga Tebing Tinggi. Kecelakaan diduga terjadi saat pengendara Honda Supra hendak berbelok menuju Simpang Penggalangan tanpa memperhatikan kendaraan dari arah yang sama.
Akibat benturan, penumpang Honda Supra, Nova Br Sinaga (40), warga Sei Rampah, mengalami memar pada kedua lutut dan nyeri di bahu kanan. Ia mendapat perawatan di RSU Melati.
Kasi Humas Polres Serdang Bedagai, AKP Bringin Jaya, SH, MH, membenarkan rangkaian kejadian tersebut. Setelah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) bersama Kasat Lantas AKP Gokma Silitonga, SH. MH dan Unit Gakkum, polisi menyimpulkan bahwa sebagian besar kecelakaan dipicu oleh faktor manusia.
“Diduga penyebabnya adalah kelalaian pengemudi, seperti kurang konsentrasi, kurang hati-hati saat berkendara, serta tidak memperhatikan kondisi lalu lintas di depan kendaraan,” ujar AKP Bringin Jaya.
Polres Sergai mengimbau seluruh pengguna jalan untuk selalu mematuhi aturan lalu lintas, menjaga jarak aman, serta menggunakan perlengkapan keselamatan. “Kewaspadaan dan disiplin berlalu lintas sangat penting untuk mencegah kecelakaan yang dapat membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya,” tegasnya.