MEDAN — Rumah Sakit Advent Medan menjadi lokasi terbaru pelaksanaan program Eazy Paspor dari Kantor Imigrasi Kelas II TPI Belawan. Dalam sehari, petugas berhasil memproses 32 permohonan paspor yang terdiri dari 11 pembuatan baru dan 21 perpanjangan.
Program Eazy Paspor merupakan layanan kolektif yang memungkinkan pengurusan paspor dilakukan di lokasi tertentu. Warga tidak perlu lagi meluangkan waktu khusus untuk datang ke Kantor Imigrasi Belawan.
Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Belawan, Eko Yudis Parlin Rajagukguk, mengatakan inovasi ini menjadi bentuk nyata transformasi pelayanan publik yang cepat, mudah, dan profesional.
"Melalui program ini, kami ingin memastikan masyarakat dapat memperoleh layanan keimigrasian dengan lebih mudah, cepat, dan nyaman. Ini merupakan bagian dari komitmen kami dalam menghadirkan pelayanan yang profesional dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat," ujar Eko.
Kepala Bagian Rumah Sakit Advent Medan, Gibson Pandiangan, menyambut baik kehadiran petugas imigrasi di lingkungan rumah sakit. Menurutnya, para pegawai sangat terbantu karena tidak perlu lagi repot mengurus paspor ke kantor imigrasi.
"Semua merasa senang karena tidak perlu lagi repot-repot datang ke Kantor Imigrasi Belawan. Cukup datang ke Rumah Sakit Advent Medan, mereka sudah bisa mengurus paspor dengan lebih mudah dan nyaman," ungkap Gibson.
Program Eazy Paspor merupakan bagian dari semangat "Imigrasi untuk Rakyat" yang digaungkan Dirjen Imigrasi Hendarsam Marantoko. Layanan ini dirancang agar masyarakat tidak perlu meninggalkan aktivitas pekerjaan dalam waktu lama hanya untuk mengurus dokumen perjalanan.
Kantor Imigrasi Kelas II TPI Belawan berkomitmen terus menghadirkan inovasi serupa di berbagai lokasi strategis di wilayah Medan dan sekitarnya. Tujuannya, memperkuat kehadiran negara dalam memberikan pelayanan publik yang responsif dan transparan.