DELI SERDANG — Empat orang Tim Pemandu Haji Daerah (TPHD) mendampingi perjalanan pulang para jemaah dari Tanah Suci. Bupati Saipullah Nasution bersama petugas Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Sumut menyambut mereka di area kedatangan bandara.
Saipullah mengatakan kehadirannya merupakan bentuk dukungan terhadap pelaksanaan ibadah haji. Pemerintah daerah, kata dia, telah menyediakan fasilitas transportasi dan akomodasi selama perjalanan dari Medan ke Panyabungan maupun sebaliknya.
“Pemerintah daerah akan melakukan persiapan lebih matang agar tidak ada kendala dalam proses keberangkatan,” ujar Saipullah.
Meski seluruh jemaah Kloter 6 dinyatakan pulang dalam kondisi sehat, terdapat satu orang jemaah yang dilaporkan meninggal dunia selama pelaksanaan ibadah haji di Arab Saudi. Bupati tidak merinci lebih lanjut identitas maupun penyebab meninggalnya jemaah tersebut.
Saipullah berharap seluruh jemaah yang kembali memperoleh predikat haji dan hajjah mabrurah. Ia juga mendorong mereka mampu mengimplementasikan nilai-nilai ibadah dalam kehidupan sehari-hari.
“Prosesi haji dan umrah di Tanah Suci diharapkan dapat meningkatkan keimanan, ketakwaan, serta kepedulian sosial kepada masyarakat,” katanya.
Pemerintah pusat berencana menambah kuota jemaah haji Madina secara signifikan dalam tiga tahun ke depan. Jika saat ini kloter pemberangkatan menampung 342 orang, pada 2027 angkanya ditargetkan melonjak menjadi sekitar 800 jemaah.
Langkah ini menuntut kesiapan ekstra dari pemda, terutama dalam hal akomodasi, transportasi darat, dan koordinasi dengan Kemenhaj. Saipullah menegaskan dukungan akan terus ditingkatkan seiring rencana penambahan tersebut.