Gubernur Sumut Bobby Nasution Ingin Cegah Bencana Lewat Pengajian Rutin dan Syiar Al-Qur’an, Anggaran Siap Dialokasikan

Penulis: Ragil  •  Senin, 15 Juni 2026 | 20:20:31 WIB
Gubernur Sumut Bobby Nasution dorong pengajian rutin keliling untuk cegah bencana dan syiar Al-Qur’an.

MEDAN — Gubernur Sumatera Utara Bobby Afif Nasution menginstruksikan pengajian besar skala provinsi digelar sebulan sekali dan berpindah-pindah lokasi ke berbagai kabupaten/kota. Langkah ini disebutnya bukan sekadar syiar Al-Qur’an, tetapi juga ikhtiar memohon perlindungan dari Allah SWT untuk mencegah bencana.

“Kalau bisa sebulan sekali kita buat pengajian besar skala provinsi dan kita keliling ke daerah-daerah di Sumatera Utara. Ini bagian dari syiar Al-Qur’an sekaligus ikhtiar kita memohon perlindungan kepada Allah SWT,” ujar Bobby di Medan, Minggu.

Anggaran untuk Kegiatan Keagamaan Tidak Boleh Terkendala

Bobby menyatakan telah meminta pengurus LPTQ Sumut menyusun program pengajian keliling tersebut dan tidak ragu mengajukan kebutuhan anggaran ke Pemprov Sumut. Ia menekankan bahwa pendanaan untuk urusan agama harus diprioritaskan.

“Dibilang tidak ada anggaran untuk urusan agama, itu tidak boleh. Untuk kegiatan yang memperkuat syiar agama dan pembinaan umat, kami siap mendukung,” tegasnya.

LPTQ Jangan Hanya Sibuk Jelang MTQ

Dalam kesempatan yang sama, Bobby mengingatkan agar LPTQ tidak dipandang sekadar lembaga yang bekerja saat pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) satu atau dua tahun sekali. Ia menekankan pembinaan Al-Qur’an harus berjalan berkesinambungan sepanjang tahun.

“LPTQ bukan lembaga yang kerjanya satu atau dua tahun sekali saat MTQ. LPTQ harus terus bergerak dan berkesinambungan untuk memperkuat syiar Al-Qur’an di Sumatera Utara,” katanya.

Target Akhir: Syiar Al-Qur’an Hidup di Masyarakat

Menurut Bobby, perhatian publik selama ini lebih banyak tertuju pada kemeriahan MTQ, mulai dari anggaran hingga acara perlombaan. Padahal, yang lebih fundamental adalah proses pembinaan qari, qariah, hafiz, dan hafizah dari tingkat kecamatan hingga nasional.

Ia berharap MTQ ke-40 Sumut tahun 2026 tidak hanya menjadi ajang perlombaan, tetapi momentum memperkuat gerakan membumikan Al-Qur’an dan meningkatkan kualitas kehidupan beragama masyarakat.

“Tujuan akhirnya adalah bagaimana syiar Al-Qur’an benar-benar hidup di tengah masyarakat dan membawa keberkahan bagi Sumatera Utara,” pungkas Bobby.

Pelantikan pengurus LPTQ Sumut periode 2026-2030 juga dirangkaikan dengan pelantikan Dewan Pengawas dan Dewan Hakim MTQ ke-40 Sumut Tahun 2026.

Reporter: Ragil
Sumber: harianstar.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top