Pencarian

Wali Kota Medan Rico Waas Dikabarkan Temui Tokoh Sumut di Singapura, Ketua Cakep Sumut Buka Suara soal Dinamika Politik

Senin, 15 Juni 2026 • 20:25:31 WIB
Wali Kota Medan Rico Waas Dikabarkan Temui Tokoh Sumut di Singapura, Ketua Cakep Sumut Buka Suara soal Dinamika Politik
Wali Kota Medan Rico Waas dikabarkan mengadakan pertemuan dengan tokoh Sumut di Singapura.

MEDAN — Wali Kota Medan Rico Waas dikabarkan tidak menghadiri peresmian Koperasi Merah Putih yang digelar di Sumut beberapa waktu lalu. Alasan yang beredar, ia sedang menjalani cek kesehatan di luar negeri. Namun, informasi baru yang diterima Aktual Online menyebutkan bahwa Rico Waas justru mengadakan pertemuan dengan seorang tokoh Sumut di Singapura.

Pertemuan Singkat di Tengah Ketegangan Politik

Berdasarkan informasi yang dihimpun, pertemuan tersebut berlangsung tidak lama. Namun, momennya dinilai krusial karena terjadi saat hubungan antara Gubernur Sumut Bobby Nasution dan Wali Kota Medan Rico Waas tengah memanas. Hingga berita ini diturunkan, Rico Waas yang dihubungi belum memberikan tanggapan terkait kabar tersebut.

Jauli Manalu: Politik Itu Dinamis, Tapi Perlu Kewaspadaan

Menanggapi isu ini, Ketua Cakep Sumut Jauli Manalu menegaskan bahwa setiap individu memiliki hak untuk bertemu dengan siapa pun. “Mana bisa seseorang diatur-atur mau jumpa siapa,” ujarnya, Senin (15/6/2026) pagi.

Namun, Jauli menambahkan, jika kabar itu benar dan tokoh yang ditemui merupakan rival politik Gubsu Bobby Nasution, maka hal tersebut patut dikaji lebih dalam. “Tentu ini yang perlu bisa dibahas. Karena, dapat menimbulkan pertanyaan. Siapa yang dijumpai, apa dibahas, apa targetnya,” ungkapnya.

Pelajaran dari Kasus Politik di Sumut dan Luar Negeri

Jauli Manalu mengingatkan bahwa politik selalu dinamis. Ia menyebut perubahan relasi dari teman menjadi lawan bisa terjadi kapan saja, bahkan berbahaya. Ia mencontohkan penangkapan Presiden Filipina Rodrigo Duterte dan Presiden Irak Saddam Husein sebagai analogi.

Ia juga mengingatkan kasus di Sumut sendiri, di mana Mantan Gubernur Samsul Arifin pernah diserang politik oleh orang dekatnya yang berambisi naik karena sudah tidak sejalan dalam menggerakkan pemerintahan. “Memang, politik itu seperti seni dan selalu dinamis. Terkadang, yang harusnya menjadi teman dapat berubah jadi lawan bahkan sangat berbahaya,” pungkasnya.

Bagikan
Sumber: aktualonline.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks