MEDAN — Ratusan warga yang menamakan diri Lembaga Masyarakat Peduli Makan Bergizi Gratis (LMP MBG) menggelar aksi damai di depan Kantor Gubernur Sumatera Utara, Jalan Diponegoro Nomor 30 Medan. Mereka datang dengan satu tuntutan: program Makan Bergizi Gratis (MBG) jangan sampai terhenti.
Dalam pertemuan itu, Gubernur Bobby Nasution menerima petisi yang rencananya akan diteruskan langsung ke meja Presiden Prabowo Subianto. Ia mengapresiasi masyarakat yang ikut mengawal program nasional tersebut.
Bobby menegaskan, program MBG telah memberikan dampak nyata bagi anak-anak dan keluarga di berbagai daerah di Sumut. Ia mengingatkan agar proses evaluasi yang tengah berjalan tidak justru menghilangkan akses penerima manfaat.
"Kita sepakat bahwa jika ada yang perlu diperbaiki dan disempurnakan, tentu harus dilakukan. Tetapi jangan sampai proses evaluasi justru mengorbankan kebutuhan anak-anak yang sudah merasakan manfaat program ini," ujar Bobby dalam sambutannya.
Pantauan di lokasi, aksi berlangsung tertib sejak siang hari. Massa membawa spanduk dan poster dukungan terhadap kelanjutan MBG. Mereka menilai program ini penting untuk memenuhi gizi anak sekolah dan ibu hamil di Sumut.
LMP MBG menilai, meskipun masih ada catatan dalam pelaksanaan, program ini sudah berjalan dan dirasakan langsung oleh masyarakat akar rumput. Mereka khawatir jika evaluasi berujung pada penghentian, maka anak-anak yang menjadi sasaran akan kembali kehilangan akses makanan bergizi.
Bobby menyebut, aspirasi yang tertuang dalam petisi akan menjadi bahan pertimbangan dalam pembahasan lanjutan di tingkat pusat. Ia juga menilai pelaksanaan MBG masih membutuhkan penguatan dalam sejumlah aspek, terutama agar manfaat program dapat semakin tepat sasaran.
Belum ada kepastian kapan petisi tersebut akan diserahkan langsung kepada Presiden. Namun, Bobby memastikan akan menyampaikannya pada kesempatan terdekat.