MEDAN — Titiek Sugiharti menekankan bahwa menjadi duta sosial bukan sekadar mendapatkan gelar, melainkan sebuah amanah untuk menggerakkan kembali semangat gotong royong yang mulai tergerus zaman. Di hadapan para peserta yang didominasi generasi Z, ia menyebut kemajuan teknologi dan arus informasi yang terbuka justru menuntut anak muda untuk memiliki kepekaan sosial dan empati terhadap sesama.
Amanah untuk Menginspirasi, Bukan Sekadar Gelar
“Melalui kegiatan ini, saya berharap lahir generasi muda yang mampu menjadi teladan, penggerak, sekaligus penyambung semangat gotong royong di tengah masyarakat,” ucap Titiek dalam rilis yang diterima redaksi, Sabtu (20/6/2026).
Menurutnya, nilai-nilai kesetiakawanan sosial merupakan fondasi penting dalam membangun masyarakat yang kuat dan harmonis. Ia mengingatkan para duta agar tidak hanya cerdas dan berprestasi, tetapi juga peduli terhadap berbagai persoalan sosial yang ada di lingkungan sekitar.
Pertama Kali Digelar di Sumut, 250 Pelajar Ikut Seleksi
Kepala Dinas Sosial Provinsi Sumut, Illyan Chandra Simbolon, mengungkapkan bahwa ajang bertema “Jadilah Duta Sosial yang Inspiratif dan Terdepan” ini merupakan yang pertama kali diselenggarakan di Sumatera Utara. Sebanyak 250 peserta dari kalangan pelajar di berbagai kabupaten/kota mengikuti seleksi ketat untuk menjadi duta.
“Harapannya melalui kegiatan ini dapat meningkatkan kesetiakawanan di kalangan remaja serta melahirkan individu yang mampu membawa perubahan,” ucap Illyan.
Penghargaan untuk Tokoh Inspirasi Sumut 2026
Pada momen yang sama, Titiek Sugiharti yang didampingi Illyan Chandra Simbolon juga menyerahkan penghargaan kepada sejumlah Tokoh Inspirasi Sumatera Utara 2026. Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dengan Yayasan Duta Kesetiakawanan Sosial Indonesia.
Para duta yang terpilih nantinya diharapkan bisa menjadi role model dan penggerak semangat kepedulian sosial di kalangan generasi muda, terutama dalam menghadapi berbagai tantangan sosial yang semakin kompleks di era digital.