SUMATERA UTARA — PLN Unit Induk Distribusi Sumatera Selatan, Jambi, dan Bengkulu (UID S2JB) memobilisasi trafo pengganti dari PLTD Payo Selincah, Jambi, untuk menggantikan trafo yang terdampak gangguan. Saat ini, trafo tersebut tengah menjalani pengujian teknis guna memastikan standar keandalan dan keselamatan terpenuhi sebelum dioperasikan.
Pengalihan Jaringan Cegah Padam Total
Manajer PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Sungai Lilin, Ucok Darmawan, menjelaskan bahwa insiden tersebut bukan disebabkan oleh keterbatasan daya listrik. Sejak awal kejadian, tim langsung mengalihkan pasokan dari Gardu Induk Sungai Gelam, Jambi.
“Berkat koordinasi dan dukungan seluruh pihak, pasokan listrik tetap dapat disalurkan kepada masyarakat,” ujar Ucok, Senin (15/6/2026).
Meski pasokan listrik tidak padam total, sejumlah pelanggan di ujung jaringan sempat mengalami tegangan redup. Untuk mengatasinya, PLN memasang empat trafo tap khusus dan dua unit kapasitor 20 kV guna memperkuat performa sistem kelistrikan di titik-titik kritis.
Fasilitas Publik Jadi Prioritas
PLN memberikan perhatian khusus pada objek vital seperti puskesmas, penyedia air bersih, dan fasilitas publik lainnya. Berbagai langkah pengamanan sistem dilakukan agar layanan kesehatan dan kebutuhan dasar masyarakat tidak terganggu selama proses pemulihan berlangsung.
Pekerjaan pemulihan tidak hanya mengganti trafo utama. PLN juga membangun kembali koneksi kabel sisi masuk dan keluar trafo, mengganti peralatan yang terdampak, serta menguji sistem pengaman secara menyeluruh.
“Setiap proses dilakukan bertahap guna memastikan keamanan operasional,” kata Ucok.
Sinergi dengan Pemerintah Setempat
Ucok mengapresiasi dukungan dari camat, kepala desa, tokoh masyarakat, pemuda, dan kepolisian setempat yang membantu kelancaran proses perbaikan. Menurutnya, keberhasilan menjaga kontinuitas pasokan selama masa krisis merupakan hasil kerja sama semua pihak di lapangan.
PLN menargetkan seluruh pekerjaan pemulihan selesai pada minggu ketiga hingga keempat Juni 2026. “Kami berkomitmen menghadirkan layanan kelistrikan yang andal guna mendukung aktivitas masyarakat, pelayanan publik, serta pertumbuhan ekonomi di Bayung Lencir dan sekitarnya,” tutup Ucok.