PARAPAT — Ajang Lomba Mars Fahmi Ummi tingkat Provinsi Sumatera Utara di Parapat berlangsung ketat dengan diikuti kontingen dari sejumlah kabupaten dan kota. Dalam perlombaan tersebut, kontingen Fahmi Ummi Medan yang didampingi langsung oleh Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Medan, Dr. H. Impun Siregar, MA, harus mengakui keunggulan kontingen lain dan belum berhasil membawa pulang gelar juara.
Berdasarkan hasil akhir perlombaan, gelar juara diraih oleh kontingen dari Kabupaten Asahan. Posisi kedua dan ketiga masing-masing ditempati oleh kontingen Kabupaten Nias dan Kabupaten Tapanuli Selatan. Meski demikian, semangat kebersamaan dan performa terbaik tetap menjadi catatan positif bagi kontingen Medan selama berlaga.
Motivasi Kakan Kemenag: Fokus pada Proses, Bukan Hanya Hasil
Dr. H. Impun Siregar menegaskan bahwa keikutsertaan dalam ajang ini bukan semata-mata berorientasi pada kemenangan. Ia menyebut momen ini sebagai sarana mempererat silaturahmi dan meningkatkan semangat kebersamaan antar-kontingen dari berbagai daerah di Sumatera Utara.
"Yang paling utama adalah memberikan penampilan terbaik, menjaga kekompakan, dan membawa nama baik Kota Medan," ujarnya di sela-sela kegiatan.
Meskipun kontingen Medan belum berhasil meraih juara, Impun tetap memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh anggota kontingen. Ia menilai perjuangan dan partisipasi aktif selama mengikuti perlombaan adalah sebuah pencapaian yang tidak kalah berharga dibandingkan sekadar gelar juara.
Hasil Perlombaan Jadi Pijakan Evaluasi Persiapan
Kekalahan ini tidak lantas membuat Kakan Kemenag Medan terpaku pada hasil akhir. Ia justru memandang hasil tersebut sebagai bahan evaluasi yang konstruktif untuk meningkatkan kualitas persiapan pada kesempatan mendatang.
"Hasil perlombaan tentu menjadi bagian dari evaluasi, tetapi yang tidak kalah penting adalah pengalaman dan semangat yang sudah diberikan oleh seluruh kontingen," katanya.
Impun juga mengajak seluruh kontingen untuk tidak berkecil hati. Menurutnya, setiap perlombaan adalah proses pembelajaran berharga yang bisa menjadi bekal menghadapi kompetisi serupa di masa depan.
"Jangan berkecil hati dengan hasil yang diperoleh, jadikan pengalaman ini sebagai motivasi untuk berlatih dan mempersiapkan diri lebih baik lagi ke depannya," pesannya.
Dukungan Nyata Pembinaan Kegiatan Keagamaan
Kehadiran langsung orang nomor satu di Kemenag Kota Medan tersebut menunjukkan komitmen nyata institusi dalam mendukung pembinaan dan pengembangan kegiatan keagamaan di tengah masyarakat. Dukungan ini diharapkan mampu menjaga semangat kebersamaan dan terus meningkatkan kemampuan kontingen Fahmi Ummi Medan.
Kegiatan Lomba Mars Fahmi Ummi tingkat Provinsi Sumatera Utara di Parapat resmi ditutup setelah seluruh rangkaian perlombaan selesai dilaksanakan. Kontingen Fahmi Ummi Medan kini diharapkan dapat berbenah dan tampil lebih kompetitif pada ajang berikutnya.