Pesona Pantai Berawe Pulau Kampai Langkat Jadi Magnet Wisatawan Aceh

Penulis: Muhammd Nizar  •  Senin, 04 Mei 2026 | 13:34:01 WIB
Pantai Berawe Pulau Kampai Langkat menawarkan pesona alam dengan pasir putih dan hutan mangrove.

LANGKAT — Wisata Bahari Pantai Berawe di Desa Pulau Kampai, Kecamatan Pangkalan Susu, Kabupaten Langkat, kini menjadi primadona baru bagi pelancong yang ingin menikmati eksotisme Selat Malaka. Objek wisata yang dikelola secara swadaya oleh masyarakat setempat ini menawarkan perpaduan hamparan pasir putih dan hutan mangrove yang asri.

Lokasi ini berjarak sekitar 130 kilometer dari Kota Medan atau 90 kilometer dari Stabat, ibu kota Kabupaten Langkat. Meski berada di wilayah kepulauan, akses menuju lokasi ini memberikan pengalaman perjalanan bahari yang menarik bagi para pengunjung dari berbagai daerah.

Cara Menuju Lokasi Pantai Berawe Pulau Kampai

Wisatawan yang ingin berkunjung dapat menempuh dua jalur utama. Jalur pertama melalui Pelabuhan Pangkalan Susu dengan menumpang perahu bermesin langsung menuju lokasi Pantai Berawe. Perjalanan laut ini memakan waktu sekitar satu jam menyusuri perairan pesisir Langkat.

Opsi kedua adalah melalui jalur darat menuju dermaga penyeberangan Pulau Kampai. Dari dermaga tersebut, pengunjung menyeberang menggunakan boat bermesin dengan durasi sekitar 45 hingga 50 menit. Setibanya di dermaga pulau, tersedia jasa angkutan mobil pick-up atau sepeda motor untuk melanjutkan perjalanan selama 20 menit menuju bibir pantai.

Pantai Berawe dikelola secara kolektif oleh warga desa, baik pria maupun perempuan. Keramahan penduduk lokal dalam menyambut tamu menjadi salah satu faktor yang menjaga suasana wisata tetap aman dan kondusif bagi keluarga.

Sajian Kuliner Khas Laut dan Oleh-oleh Ikan Segar

Selain panorama alam, daya tarik utama Pantai Berawe terletak pada kekayaan kuliner baharinya. Pengelola menyediakan berbagai menu siap saji mulai dari ikan bakar, cumi-cumi, kepiting, hingga udang segar hasil tangkapan nelayan setempat. Suasana makan siang di tepi pantai semakin lengkap dengan sajian air kelapa muda dingin.

Pengunjung juga dapat membeli berbagai jenis biota laut untuk dibawa pulang sebagai buah tangan. Tersedia ikan kerapu, ikan merah, pari, kakap, hingga sembilang dengan harga yang relatif terjangkau. Keberadaan pohon mangrove di sisi pantai menambah kesejukan lokasi bagi mereka yang ingin bersantai lebih lama.

Hiburan musik lokal seperti lagu-lagu dangdut dan Melayu juga sering ditampilkan untuk memeriahkan suasana. Fasilitas ini menjadi pelengkap bagi wisatawan yang datang berkelompok atau bersama rombongan besar.

Kunjungan Wisatawan dari Berbagai Daerah di Aceh dan Sumut

Wisata Bahari di Desa Pulau Kampai ini sebenarnya telah eksis selama puluhan tahun. Namun, popularitasnya terus meningkat seiring dengan kemudahan akses dan promosi swadaya masyarakat. Hari Minggu menjadi puncak kunjungan wisatawan ke lokasi ini.

"Wisata ini paling ramai dikunjungi pada hari Minggu. Pengunjung banyak datang dari Kabupaten Aceh Tamiang dan Kota Langsa, Aceh, serta dari wilayah Langkat dan Binjai," ujar salah seorang pengelola wisata, Husein, Minggu (3/5).

Husein memastikan bahwa setiap pengunjung yang datang akan mendapatkan pengalaman wisata bahari yang berkesan. Keberadaan desiran ombak Selat Malaka yang menyentuh bibir pantai berpasir putih tetap menjadi alasan utama wisatawan terus kembali ke Pantai Berawe.

Reporter: Muhammd Nizar
Back to top