MEDAN — Kepedulian terhadap sesama ditunjukkan oleh keluarga besar wartawan di Sumatera Utara melalui aksi sosial nyata. Ikatan Keluarga Wartawan Indonesia (IKWI) Sumatera Utara menggelar anjangsana untuk membagikan paket bantuan di dua titik utama, yakni Panti Asuhan Putri Aisyiyah dan kediaman para warakauri PWI Sumut.
Langkah ini diambil sebagai bentuk penghormatan terhadap perjuangan Kartini yang diperingati setiap 21 April, sekaligus menyambut Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) pada 2 Mei. Penyaluran bantuan yang berlangsung pada Selasa (5/5/2026) ini menyasar kelompok yang membutuhkan dukungan ekonomi dan penguatan moral di lingkungan internal maupun eksternal organisasi pers.
Rombongan pengurus IKWI Sumut mendatangi Panti Asuhan Putri Aisyiyah yang berlokasi di Jalan Santun, Medan. Kehadiran mereka disambut oleh Wakil Ketua Panti, Misra Yenti, yang mewakili Ketua Panti Dianova Anwar beserta para anak asuh yang bermukim di sana.
Ketua IKWI Sumut, Fadia Achri Yulan, memimpin langsung jalannya kegiatan ini didampingi Sekretaris Julia Tarigan dan Bendahara Hartati Rangkuti. Dalam kesempatan tersebut, sejumlah paket sembako diserahkan secara simbolis sebagai wujud dukungan bagi kelangsungan operasional panti dan kesejahteraan anak-anak asuh.
Selain menyasar panti asuhan, bantuan juga diberikan kepada para warakauri atau janda wartawan yang tergabung dalam keluarga besar Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumut. Langkah ini menjadi bagian dari program rutin untuk menjaga silaturahmi dan memastikan kesejahteraan keluarga wartawan yang telah berpulang tetap diperhatikan.
Aksi sosial ini bukan sekadar rutinitas organisasi, melainkan refleksi dari nilai-nilai pendidikan dan emansipasi. Fadia Achri Yulan menegaskan bahwa peran keluarga wartawan harus dirasakan langsung oleh masyarakat, terutama dalam mendukung generasi muda dan kelompok rentan.
"Keluarga wartawan harus hadir dan memberi manfaat bagi anak-anak dengan semangat Kartini emansipasi lewat pendidikan. Hardiknas mengingatkan kita bahwa mencerdaskan bangsa tugas bersama," ujar Fadia Achri Yulan di sela-sela kegiatan.
Menurutnya, semangat Kartini adalah tentang pemberdayaan melalui pendidikan, sementara Hardiknas mempertegas tanggung jawab kolektif dalam mencerdaskan kehidupan bangsa. Oleh karena itu, kehadiran IKWI Sumut diharapkan mampu memicu motivasi anak-anak panti untuk terus menempuh pendidikan setinggi mungkin meski di tengah keterbatasan.
Kegiatan ini juga mendapatkan dukungan penuh dari PWI Sumatera Utara sebagai organisasi induk. Sinergi antara PWI dan IKWI dalam program sosial ini menunjukkan soliditas keluarga besar pers di wilayah Sumatera Utara dalam merespons isu-isu sosial di lingkungan sekitar mereka.