DOLOKSANGGUL — Satu unit rumah tinggal di kawasan Lumban Gorat, Desa Purba Dolok, Kecamatan Doloksanggul, Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas) rata dengan tanah akibat amukan si jago merah. Peristiwa yang terjadi pada Rabu (6/5/2026) ini mengejutkan warga sekitar karena api berkobar sangat cepat.
Berdasarkan keterangan di lokasi kejadian, api pertama kali muncul dan langsung merambat ke bagian atap rumah milik Dimpu Purba. Dugaan sementara menyebutkan bahwa kebakaran dipicu oleh hubungan arus pendek atau korsleting listrik dari salah satu ruangan.
Kobaran api yang membesar dengan cepat membuat penghuni rumah tidak sempat menyelamatkan banyak harta benda. Selain bangunan rumah, dua unit sepeda motor yang terparkir di dalam ruangan turut hangus terbakar menjadi kerangka.
Petugas menaksir total kerugian material yang diderita korban mencapai kurang lebih Rp 250 juta. Hingga berita ini diturunkan, tidak ada laporan mengenai korban jiwa dalam musibah tersebut, namun seluruh bangunan utama tidak lagi bisa dihuni.
Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Unit Pemadam Kebakaran langsung bergerak setelah menerima laporan warga. Dua unit armada pemadam kebakaran diterjunkan ke Desa Purba Dolok untuk menjinakkan api.
Petugas Damkar bersama masyarakat setempat bahu-membahu melakukan pemadaman agar api tidak meluas ke pemukiman padat di sekitarnya. Kesiapsiagaan tim di lapangan berhasil melokalisir titik api sehingga bangunan di sebelah rumah korban dapat diselamatkan.
Setelah api utama padam, petugas tetap berada di lokasi untuk melakukan proses pendinginan. Langkah ini dilakukan guna memastikan tidak ada sisa bara api yang berpotensi memicu kebakaran susulan di tengah tumpukan puing bangunan.
Merespons kejadian ini, Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan menyampaikan rasa prihatin atas musibah yang menimpa keluarga Dimpu Purba. Pemkab mengingatkan agar warga lebih teliti dalam memperhatikan kondisi keamanan rumah masing-masing.
“Masyarakat diimbau agar selalu memeriksa instalasi listrik secara berkala, memastikan penggunaan kompor yang aman, serta sumber api lainnya,” tulis pernyataan resmi dari pihak Pemkab Humbahas.
Pihak berwenang juga meminta warga segera menghubungi petugas pemadam kebakaran jika melihat potensi keadaan darurat. Kewaspadaan dini dianggap menjadi faktor kunci dalam mencegah kerugian yang lebih besar akibat kebakaran di area pemukiman warga.