SAMOSIR — Jumlah peserta mancanegara dalam ajang Trail of The Kings UTMB tahun ini meningkat signifikan. Jika penyelenggaraan pertama tahun lalu diikuti pelari dari 27 negara, tahun ini torehan itu bertambah menjadi 34 negara.
Para pelari kategori 100K menempuh rute yang melintasi kontur alam Pulau Samosir. Lintasan ini dirancang melewati kawasan Kaldera Toba, Pusuk Buhit, dan sejumlah destinasi wisata di tepi Danau Toba.
Selain kategori 100K, panitia juga menyediakan kelas 60K, 28K, hingga kategori khusus anak-anak. Event ini menjadi bagian dari rangkaian Ultra-Trail du Mont-Blanc yang memiliki jaringan balap trail global.
Bobby Nasution menyebut peningkatan jumlah negara peserta sebagai indikator positif bagi promosi pariwisata Sumatera Utara. “Mudah-mudahan pada tahun-tahun berikutnya semakin baik, sekaligus semakin memperkenalkan daerah wisata kita, khususnya Samosir,” ujarnya usai melepas peserta.
Pelaksana Tugas Kepala Disbudparekraf Sumut Yuda Pratiwi Setiawan menambahkan, dukungan penuh gubernur terhadap event internasional menjadi kunci penguatan posisi Danau Toba sebagai destinasi sport tourism kelas dunia. “Pak Gubernur sangat mendukung penyelenggaraan event internasional seperti ini,” kata Yuda.
Selama perlombaan berlangsung, kawasan Waterfront City Pangururan disulap menjadi pusat hiburan. Penyelenggara menghadirkan penampilan The Changcuters, Marsada Band, dan sejumlah atraksi lain untuk masyarakat dan wisatawan.
Side event ini diharapkan menambah daya tarik kunjungan ke Samosir selama perhelatan Trail of The Kings UTMB 2026. Bupati Samosir Vandiko T. Gultom dan Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara Sulaiman Harahap turut hadir dalam pelepasan peserta.