MEDAN — Panggung PRSU ke-50 di Jalan Jenderal Gatot Subroto, Medan, berubah menjadi etalase kekayaan budaya Kabupaten Asahan. Bukan hanya tari-tarian dan musik tradisional yang ditampilkan, melainkan juga produk UMKM khas daerah. Yang menarik, seluruh pertunjukan dibawakan langsung oleh para pelajar—mulai dari tingkat SD, SMP, hingga SMA negeri dan swasta di bawah naungan Dinas Pendidikan setempat.
14 Etnis Hidup Berdampingan dalam Satu Panggung
Bupati Asahan Taufik ZA mengungkapkan bahwa Kabupaten Asahan memiliki 14 etnis yang hidup berdampingan. Keragaman itu rutin dirayakan melalui Pekan Seni Budaya Daerah (PSBD) yang digelar setiap dua tahun sekali. "PSBD menjadi wadah pelestarian budaya sekaligus destinasi wisata unggulan," ujarnya dalam sambutan di arena PRSU.
Pada malam itu, pengunjung disuguhkan Tari Penyambutan, lagu kebangsaan Indonesia Raya, dan aneka kesenian lain yang merepresentasikan masing-masing etnis. Tidak hanya sebagai hiburan, Bupati berharap penampilan ini mampu menambah wawasan masyarakat Sumatera Utara tentang potensi seni dan budaya Asahan.
Peran Pelajar dalam Melestarikan Budaya Lokal
Plt. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Asahan Musa Al Bakri menegaskan bahwa PRSU bukan sekadar pameran. "Ini merupakan agenda penting yang bertujuan memperlihatkan berbagai capaian pemerintah, industri, dunia usaha, serta keragaman budaya secara komprehensif," katanya. Ia menambahkan, seluruh kreativitas yang ditampilkan malam itu murni hasil karya siswa-siswi Asahan.
Keterlibatan pelajar dinilai strategis untuk menanamkan kecintaan terhadap budaya daerah sejak dini. Dengan tampil di ajang sebesar PRSU, para siswa juga mendapat pengalaman berharga dalam mempromosikan identitas lokal di hadapan publik lintas kabupaten/kota.
UMKM Asahan Ikut Mendunia Lewat PRSU
Selain seni budaya, produk UMKM khas Asahan turut dipamerkan di stand Pemkab. Pengunjung bisa melihat langsung aneka kerajinan tangan, kuliner tradisional, dan barang khas lainnya. Bupati Taufik ZA berharap, "Seluruh penampilan yang disuguhkan tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga mampu memperkenalkan potensi yang dimiliki Kabupaten Asahan kepada masyarakat Sumatera Utara."
Acara berjalan aman dan lancar. Sejumlah pejabat yang hadir antara lain Kepala Bidang Kebudayaan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sumatera Utara Silvia Sylvia Rosita Armayanti Lubis, Wakil Bupati Asahan, Sekretaris Daerah, serta Ketua TP PKK dan DWP Kabupaten Asahan.