Pencarian

Fasilitas Lengkap! 281 Masjid di Jalur Lintas Sumatera Siap Sambut Pemudik 2026

Kamis, 05 Maret 2026 • 21:36:04 WIB
Fasilitas Lengkap! 281 Masjid di Jalur Lintas Sumatera Siap Sambut Pemudik 2026
Masjid Taqwa di Kab. Simalungun siap menjadi rest area 24 jam bagi pemudik Lebaran 2026.

MEDAN – Menyongsong arus mudik Idulfitri 1447 H, Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara (Kanwil Kemenag Sumut) menyiapkan 281 masjid di sepanjang jalur lintas Sumatera sebagai fasilitas istirahat atau rest area gratis bagi masyarakat.

Program yang bertajuk Ekspedisi Masjid Indonesia 2026 ini merupakan inisiatif Direktorat Jenderal Bimas Islam yang direncanakan berlangsung mulai H-7 hingga H+7 Lebaran. Masjid-masjid yang terpilih akan beroperasi penuh selama 24 jam untuk melayani para musafir yang membutuhkan tempat ibadah maupun sekadar melepas lelah.

Kepala Bidang Urusan Agama Islam Kemenag Sumut, Sakoanda Siregar, mengungkapkan bahwa koordinasi telah dilakukan hingga tingkat KUA untuk memastikan kesiapan fasilitas di lapangan.

"Sejumlah 281 masjid kita arahkan untuk mendukung program ramah mudik. Masjid akan menjadi rest area yang buka 24 jam di jalur utama," jelas Sakoanda di Medan, Kamis (5/3/2026).

Titik Strategis Jalur Lintas Sumatera

Beberapa masjid diprediksi akan menjadi titik transit teramai karena lokasinya yang berada di jalur penghubung strategis, antara lain:

Masjid Taqwa (Kab. Simalungun): Menjadi titik tengah bagi pemudik dari arah Medan menuju wilayah Selatan Sumatera maupun sebaliknya.

Masjid Al Munawwarah (Kab. Batubara): Lokasi strategis di jalur pesisir timur.

Masjid Al Huda (Kab. Asahan): Pilihan tempat istirahat bagi pemudik yang melintasi jalur lintas timur Sumatera.

Standar Layanan 24 Jam

Kemenag Sumut mengimbau para pengurus masjid (BKM) untuk memastikan aspek kenyamanan dan keamanan bagi pemudik, yang meliputi:

Kebersihan Maksimal: Toilet dan tempat wudhu harus dalam kondisi bersih dan air tersedia memadai.

Keamanan Area: Penjagaan lingkungan dan area parkir kendaraan untuk memberikan rasa tenang bagi pemudik.

Penanda Khusus: Masjid yang berpartisipasi akan dipasangi spanduk identitas khusus agar pemudik tidak ragu untuk singgah di jam berapa pun.

"Nanti ada spanduk yang dipasang. Karena waktu pemudik tidak bisa diprediksi, masjid tetap terbuka meski dini hari. Koordinasi akan terus kami intensifkan hingga masa mudik tiba," pungkas Sakoanda.

Program ini diharapkan tidak hanya mengoptimalkan fungsi masjid sebagai pusat ibadah, tetapi juga sebagai pusat layanan sosial yang menebar manfaat dan kenyamanan bagi umat yang tengah melakukan perjalanan jauh.

Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks