Pencarian

MIND ID Genjot Hilirisasi Tambang, Kontribusi ke Negara Ditargetkan Terus Naik

Jumat, 12 Juni 2026 • 22:16:01 WIB
MIND ID Genjot Hilirisasi Tambang, Kontribusi ke Negara Ditargetkan Terus Naik
MIND ID mempercepat pembangunan smelter untuk meningkatkan nilai tambah produk tambang dalam negeri.

SUMATERA UTARA — MIND ID, holding BUMN tambang yang menaungi PT Aneka Tambang Tbk, PT Bukit Asam Tbk, PT Freeport Indonesia, dan PT Timah Tbk, tak hanya berhenti pada aktivitas ekstraksi. Perusahaan mengklaim telah menjalankan fungsi strategis sebagai penggerak hilirisasi nasional. Langkah ini dinilai krusial untuk mengubah komoditas mentah menjadi produk jadi bernilai tambah tinggi.

Nilai Tambah dari Hilirisasi yang Berlipat Ganda

Dalam keterangan resminya, MIND ID menyebut hilirisasi bukan sekadar proyek industri, melainkan strategi untuk memperkuat fondasi ekonomi nasional. "Kami konsisten menjalankan peran sebagai penggerak hilirisasi guna menciptakan nilai tambah yang berlipat ganda," tulis manajemen holding tersebut. Fokus utama saat ini adalah pengolahan nikel, bauksit, dan tembaga di dalam negeri.

Proyek-proyek hilirisasi yang tengah berjalan antara lain pembangunan smelter nikel di Halmahera Timur dan fasilitas pengolahan tembaga di Gresik, Jawa Timur. Dengan adanya pabrik pemurnian ini, produk tambang tidak lagi diekspor dalam bentuk mentah, melainkan diolah menjadi bahan baku baterai kendaraan listrik atau kabel tembaga. Dampaknya, nilai jual produk bisa meningkat berkali-kali lipat dibandingkan bijih mentah.

Dampak ke Masyarakat dan Negara

Keberhasilan hilirisasi MIND ID tidak hanya dirasakan oleh korporasi, tetapi juga oleh negara dan masyarakat sekitar tambang. Kontribusi perusahaan terhadap penerimaan negara melalui pajak, dividen, dan PNBP disebut terus meningkat. "Kami optimalkan kontribusi bagi negara," ungkap manajemen MIND ID dalam pernyataan yang sama.

Di level lokal, proyek smelter menyerap ribuan tenaga kerja konstruksi dan operasional. Warga di sekitar kawasan industri tambang, seperti di Maluku Utara dan Sulawesi Tenggara, mulai merasakan efek bergulir dari aktivitas ekonomi ini. Mulai dari usaha warung makan, transportasi, hingga jasa akomodasi tumbuh seiring beroperasinya pabrik pemurnian.

Target dan Tantangan ke Depan

Ke depan, MIND ID menargetkan seluruh hasil tambangnya dapat diolah di dalam negeri. Namun, tantangan masih membayangi, mulai dari fluktuasi harga komoditas global, ketersediaan energi untuk smelter, hingga kepastian regulasi. Holding ini berkomitmen untuk terus berkoordinasi dengan pemerintah agar hilirisasi berjalan sesuai rencana.

Dengan portofolio yang mencakup empat subsektor tambang utama, MIND ID berada di posisi strategis untuk menjadi pionir hilirisasi di Indonesia. Jika berhasil, bukan hanya pendapatan negara yang terdongkrak, tetapi juga posisi Indonesia di rantai pasok global industri hijau dan teknologi tinggi.

Bagikan
Sumber: ekonomi.republika.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks